Aku yang mengerti akan dirimu, berusaha menghindar dari pengertianku
Aku yang selalu memperhatikanmu, berusaha mengelak dari perhatianku
Aku yang seolah paham akan makna cinta, berusaha lari dari pemahamanku
Siapa kamu? Aku tahu
Siapa aku? Aku tak perduli
Kehidupanku bagaikan selembar kapas tipis
Putih, bersih, lunak
Mungkin kotor karna telah terkena debu yang diantarkan oleh angin
Ya, tetap saja lunak
Siapa yang membuatku lunak bagaikan kapas yang hanya berguna untuk sesuatu yang tak berarti?
Aku? Atau kamu? Aku tak akan pernah perduli
Kelemahanku adalah kekuatanku
Yang selalu berusaha untuk mendobrak kemunafikanku
Aku ingin bersih di matamu
Tapi kau tak pernah mau tahu
Rasaku hanya bisa terukir di secarik kertas
Tak pernah bisa ku ukir di hatimu yang keras membatu
Kesimpulanku?
Hempaskanku dengan kata-kata hinamu
Agar ku tahu kebodohanku
Yang selalu berusaha menggapai setitik cahaya merah
Hanya berharap dari seorang kamu, dan kamu tahu?
Aku tetap mencintaimu
............................................