Friday, 26 July 2013

At The Start ~

Menyaru rasa yang terpendam dalam asa
Iringan terik matahari dan sejuknya hujan malam merasuk ke dalam seorang pecinta
Bibir terkatup seakan hina
Namun rasa hanyalah rasa, yang tak bisa bergerak semaunya

Asmara seolah rasa yang mengaku cinta
Pandangan mata seakan tak pernah salah
Letupan jiwa teramat membara dibuatnya
Mengharap sebuah balasan yang bergairah

Seorang bocah telah dihantam serangan alami jiwa
Yang tak seorang pun berhak menghina
Diri sendiri kehilangan siapa Ia
Hanya Tuhan dan alam saksi sebuah nista

Bisikan keindahan terus memaksa tuk menyapa
Bisikan larangan terus terpendam tanpa daya
Keinginan akan-nya terus bergejolak seiring tawa
Penantian rasa terus beralih akan sesosok yang mengaku teguh mencinta

No comments:

Post a Comment